Kenikmatan Orang-orang kafir itu semu

April 18, 2007

Allah Ta’ala berfirman:

Janganlah sekali-kali kamu terperdaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak di dalam negeri. Itu hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka ialah Jahannam; dan Jahannam itu adalah tempat yang seburuk-buruknya. Akan tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya, bagi mereka surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, sedang mereka kekal di dalamnya sebagai tempat tinggal (anugerah) dari sisi Allah. Dan apa yang di sisi Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang berbakti.” (QS Al-Imran:196-198)
Baca entri selengkapnya »

Iklan

Kehidupan Dunia dijadikan Indah untuk Orang-orang Kafir

April 18, 2007

Kehidupan Dunia dijadikan Indah untuk Orang-orang Kafir

Allah Subhanallahu Wa Ta’ala berfirman;

Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.” (QS Albaqarah:212)
Baca entri selengkapnya »


AHLUS SUNNAH TAAT KEPADA PEMIMPIN KAUM MUSLIMIN

April 16, 2007

AHLUS SUNNAH TAAT KEPADA PEMIMPIN KAUM MUSLIMIN

http://www.almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=2087&bagian=0

Oleh
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Di antara prinsip-prinsip Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah wajibnya taat kepada pemimpin kaum Muslimin selama mereka tidak memerintahkan untuk berbuat kemaksiyatan, meskipun mereka berbuat zhalim. Karena mentaati mereka termasuk dalam ketaatan kepada Allah, dan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah wajib.

Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala

“Artinya : Hai orang-orang yang beriman taatilah Allah dan taatilah Rasul-(Nya) dan ulil amri di antara kalian”[An-Nisaa : 59]

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Artinya : Tidak (boleh) taat (terhadap perintah) yang di dalamnya terdapat maksiyat kepada Allah, sesungguhnya ketaatan itu hanya dalam kebajikan” [1]

Juga sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Wajib atas seorang Muslim untuk mendengar dan taat (kepada penguasa) pada apa-apa yang ia cintai atau ia benci kecuali jika ia disuruh untuk berbuat kemaksiatan. Jika ia disuruh untuk berbuat kemaksiatan, maka tidak boleh mendengar dan tidak boleh taat.” [2]
Baca entri selengkapnya »