LAMARAN DAN HUKUM-HUKUM YANG BERKAITAN DENGANNYA [Bagian 2]

sambungan bagian 1

D. Wali Dianjurkan Menawarkan Putrinya Kepada Orang Yang Shaleh

1. Nabi Syu’aib –alayhisalam– pernah mengatakan kepada Nabi Musa –alayhisalam-, sebagaimana firman Allah , “Sesungguhnya aku bermaksud untuk menikahkan kamu dengan salah seorang diantara dua anakku ini atas dasar bahwa kamu bekerja denganku delapan tahun.” (QS Al-Qashash:27)

2.Dalam sebuah riwayat yang shahih disebutkan bahwa Umar bin Kaththab  pernah menawarkan putrinya Hafshah –setelah menjanda dari Khanis bin Hadzafah As-Sahmi– kepada Utsman  dan Abu Bakar , Namun kemudian Hafshah –radiallahuanha– dilamar oleh Rasulullah . (HR Bukhari)

3. Diriwayatkan dari Ummu Habibah –radiallahuanha-, dia berkata “Wahai Rasulullah, Nikahilah saudara perempuanku, yakni putri Abu Sufyan.” Rasulullah bertanya, “Apakah engkau menginginkan demikian ?” ummu Salamah menjawab, “Ya, aku bukanlah satu-satunya istri bagimu dan aku ingin agar orang yang bergabung denganku dalam kebaikan ini adalah saudara perempuanku sendiri.” Nabi  berkata, “Sesungguhnya ia tidak halal bagiku.” (HR Bukhari)

4. Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib , dia berkata “Wahai Rasulullah kenapa dengkau lebih memilih orang Quraisy (untuk dijadikan Istri) dan mengabaikan kami ?” Rasulullah  balik bertanya, “Apakah kalian mempunyai sesuatu (yakni calon istri) ?” Ali menjawab, “Ya ada, ia adalah Putri Hamzah” Rasulullah  menjawab, “Sesungguhnya dia tidak halal bagiku, dia adalah anak perempuan saudaraku sepersusuan.” (HR Muslim dan An-Nasa’i)

E. Wanita Boleh Menawarkan Diri Untuk DiNikahi oleh Seseorang Yang Shalih

1. Diriwayatkan dari Anas, dia berkata, ‘Ada seorang wanita yang datang menemui Nabi  dan dia menawarkan dirinya kepada beliau’. Wanita itu berkata, “Wahai Rasulullah, apakah engkau membutuhkanku (maksudnya mau menikahkanku) ?” Putri Anas berkomentar “Wanita ini benar-benar tidak memiliki rasa malu.” Anas pun berkomentar, “dia itu lebih baik daripada kamu, dia menginginkan untuk menikah dengan Nabi , maka dia menawarkan dirinya kepada beliau.” (HR Bukhari, Muslim dan Ibnu Majah)

2. Diriwayatkan dari Sahl bin Sa’d  dia berkata, “Ada seorang perempuan yang menawarkan dirinya kepada Nabi, lalu seorang laki-laki berkata kepada beliau, Nikahkanlah aku dengannya…” (HR Bukhari da Muslim)

Seorang perempuan boleh menawarkan dirinya kepada seorang laki-laki asalkan tidak dikhawatirkan timbulnya fitnah. jika khawatir timbul fitnah maka hal ini tidak diperbolehkan, karena bisa menyebabkan terjadinya kerusakan. Allah  berfirman. “Dan Allah tidak menyukai kerusakan” (QS Al-Baqarah:205)

F. Wanita Yang Tidak Boleh di Lamar

A. Wanita-wanita yang haram dinikahi, baik yang haram dibikahi secara permanen maupun yang temporal. Sebab, lamaran merupakan proses pra-nikah. Selama menikah dengan mereka dilarang, maka melamarnya pun dilarang.

Namun demikian, boleh melamar wanita kafir -Majusi dan lainnya- dan menikahinya jika sudah masuk Islam.

B. Wanita yang sedang dalan masa ‘Iddah.

Walaupun wanita yan gsedang menjalani masa ‘iddah itu masuk wanita yang haram dinikahi secara temporal/sementara, hanya saja ia mempunyai hukum-hukum yang khusus dan terperinci. Hukum melamar wanita yang sedang dalam masa ‘iddah berbeda sesuai dengan perbedaan kondisi wanita itu.

Wanita Yang Sedang Menjalani Masa ‘Iddah Tidak Keluar dari Kategori berikut

1. Wanita yang sedang menjalani masa ‘iddah karena ditinggal mati suaminya

2. Wanita yang sedang masa ‘iddah dari talak raji’ (yang menungkinkan untuk rujuk)

3. Wanita yang sedang masa ‘iddah dari talak Ba’in (talak tiga)

4. Wanita yang sedang dalam masa ‘iddah dari pernikahan yang tidak syah.

C. Meminang Wanita yang sudah dipinang oleh seorang Muslim


Bersambung

Satu Balasan ke LAMARAN DAN HUKUM-HUKUM YANG BERKAITAN DENGANNYA [Bagian 2]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: